MADIUN,detikindo24.com -Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) gencarkan gerakan pengelolaan sampah terpadu untuk merealisasikan visi Kabupaten Madiun “BERSAHAJA BEBAS DARI SAMPAH 2029”.
Berbagai program strategis digerakkan mulai dari hulu, pelibatan lintas sektor hingga aksi nyata di fasilitas publik.
“Kita sudah ada program Adiwiyata dan pada hari jadi kabupaten madiun nanti akan kita lombakan”, Terang Bupati Madiun Hari Wuryanto, Sabtu,6/62026
“kami berharap sampah bukan tanggungjawab pemerintah saja, tapi tanggungjawab semua masyarakat. Sesuai dengan visi misi kabupaten Madiun “Bersih,Sehat dan Sejahtera”. Kita sudah adakan perbup selamat asri (Selasa,Jumat untuk gerakan aman,sehat,bersih dan indah” Imbuhnya
Masih kurangnya kepedulian masyarakat tentang sampah, menurut bupati adalah merupakan Tantangan selama ini bagi pemerintah kabupaten Madiun. dengan bergotong royong semoga masalah sampah segera dapat teratasi dengan baik.
Bupati menekankan kepada semua pihak kalau terdapat adanya sampah harus segera di ambil, jangan menunggu petugas, dan jangan buang sampah sembarangan. karena sudah ada fasilitas sendiri”. Ungkapnya
Penekanan senada dilokasi dan waktu yang sama, di sampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun Muhamad Zahrowi,bahwa di saat hari sampah sedunia dengan tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” Kabupaten Madiun sudah memiliki Perbup nomer 11 tahun 2026, yang merupakan pedoman wajib peduli sampah di kabupaten madiun untuk mewujudkan Madiun yang Bersahaja (Bersih,Sehat dan Sejahtera). Yakni dengan semangat gotong royong untuk aksi kuve atau bersih bersih sampah secara bersama sama seluruhnya, dan gerakan Selasa dan Jumat bersih.
“ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melaksanakan peraturan tersebut, bahwa sampah menjadi urusan kita bersama”, Jelas M Zahrowi
Bentuk pelaksanaan seperti apa?
Muhamad Zahrowi menjelaskan, sudah seharusnya seperti komunitas UMKM, Paguyuban pedagang, Paguyuban Parkir dan lainnya harus terus meningkatkan peduli lingkungan tentang sampah. Pihaknya memastikan akan selalu mensuport dan memastikan akan hadir di tengah-tengah mereka.
“Kita sudah ada upaya secara masif, mulai dari sekolah asri,perkantoran asri,pedesaan asri,kelurahan asri, komunitas asei,paguyuban asri dan UMKM asri harus terus di gaungkan dengan aksi nyata untuk peduli sampah, kita akan genjot terus gerakan ayo ramah lingkungan, sehingga kualitas lingkungan hidup di kawasan madiun meningkat dan berkelanjutan”, Pungkas M Zahrowi
Sumber: detikindo24.com, Ketua Media Center Mbah Renggo Nusantara Madiun. (Joko Susilo)






