TULUNGAGUNG,detikindo24.com -Desakan warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, kepada (Pemkab ) Kabupaten Tulungagung, Khususnya Dinas PUPR untuk perbaikan jalan tak terbendung lagi. Jalan yang sudah enam tahun rusak tak tersentuh berubah menjadi kebun pisang. Minggu (7/6/2026).

Pasalnya, Saat musim hujan turun, jalan berubah seperti kubangan lumpur yang membahayakan pengendara, dan sebaliknya, saat di musim kemarau debu pekat menutup pandangan.

Sehingga rusaknya jalan yang sekian lama itu terkesan tidak mendapat perhatian pemerintah daerah, Padahal jalan tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat. Warga mengaku hanya terus menerima janji dari pemerintah daerah, Kapan akan realisasi.

Ditegaskan HS salah satu warga, aksi tanam pohon pisang adalah bentuk protes masyarakat karena usulan mereka sudah tidak lagi di dengar.

“Kami seperti anak tiri. Sudah enam tahun jalan rusak dibiarkan begitu saja. Janji perbaikan terus disampaikan, tapi sampai sekarang tidak ada bukti nyata dari Pemkab maupun Dinas PUPR,” tegas HS, Minggu (7/6/2026).

Warga menilai, lambannya penanganan sama saja, Pemerintah lemah memikirkan kebutuhan dasar masyarakatnya. Padahal, infrastruktur jalan adalah urat nadi perekonomian masyarakat.

Warga mengancam akan turun ke jalan dengan massa lebih besar, jika Pemkab Tulungagung tetap tidak memberikan langkah konkret.

“Kalau masih tidak ada respon, warga siap menggelar demo besar-besaran. Kami capek diberi janji terus. Yang dibutuhkan masyarakat itu perbaikan jalan, dan bukan pencitraan,” Pungkas HS.

Hingga berita ini diturunkan, aksi protes warga Desa Tanjungsari belum mendapat tanggapan resmi Pemkab Tulungagung melalui Dinas PUPR. (FT)

Fast Respon Counter Polri Kab Madiun