KAB MADIUN,Detikindo24.com – Cabang Olahraga (Cabor) Muaythai Kontingen Kab. Madiun tampil sangat membanggakan dalam kejuaraan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jatim 2026 yang digelar di Surabaya pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Dari 8 atlet Muaythai yang diberangkatkan Tim Sasana Pangeran Timoer, 5 atlet terbukti berhasil menyumbangkan medali untuk Kabupaten Madiun, 1 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Medali emas diraih Dinis Weya kelas 67 kilo gram putra atlet asal Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng.

Medali perak kelas 60 kilo gram putri dipersembahkan Latysha Axellova Alfathira atau akrab disapa Cilla, atlet asal Desa Kedungmaron, Kecamatan Pilangkenceng.

Sementara tiga medali perunggu masing-masing diraih Irfan Febryansyah di kelas 51 Kilo gram putra atlet asal desa/kec wonoasri, Radho Lucky Pradana di kelas 54 Kilo gram putra, dan Jumison Kogoya di kelas 48 Kilo gram putra.

Adapun tiga atlet lainnya yang juga sudah berjuang maksimal,namun harus tersingkir di babak penyisihan di antaranya Afdi Dimas Putera di kelas 45 Kg putra, Arga Wijaya Nur Prameswara di kelas 43 Kg putra, dan Fanessa Juni Ariyanti di kelas 43 Kg putri.

Menurut pelatih sekaligus pemilik Sasana Pangeran Timoer Indonesia, Muchtar Ruzi atau akrab disapa Kang Pecu, yang aktif menggembleng dan mencetak atlet berprestasi untuk beberapa cabang olahraga bela diri, hasil ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet bela diri di Kabupaten Madiun berjalan sangat baik.

Mochtar berharap, semua atlet yang ia gembleng selama ini mampu meningkatkan prestasi hingga nasional dan internasional.

“Seperti pada atlet sebelumnya yang telah berhasil hingga tingkat nasional, maka atlet yang telah berhasil mengukir prestasi di kejuaran POPDA 2026 ini juga mampu ke tingkat selanjutnya. dan untuk mengarah ke sana maka harus di tingkatkan berlatih yang lebih serius lagi,lebih giat lagi dan usaha yang lebih keras tentunya”, Pungkas Muchtar (Joksil)