TULUNGAGUNG, detikindo24.com -Mencuatnya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terhadap kepala sekolah yang saat ini tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Deni, angkat bicara.
Selain kepala dinas, praktik pemerasan disebut juga menyasar kepala sekolah dan camat, bahkan diduga terdapat “label harga” untuk jabatan tertentu.
Menanggapi hal itu, Deni mengaku belum mengetahui secara pasti terkait informasi tersebut. Selain itu pihaknya tidak berada dalam kapasitas untuk memberikan penjelasan atas substansi perkara yang tengah ditangani KPK.
“Mohon maaf saya tidak mengetahui hal tersebut. Fokus kami saat ini sebagai Plt di Dinas Pendidikan adalah memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/4/2026).
Guna keberimbangan pemberitaan, sebelumnya, awak media telah mengkonfirmasi, Namun, Deni kembali menegaskan tidak mengetahui detail persoalan dimaksud dan memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh.
Deni menekankan kepada jajaran Dinas Pendidikan saat ini tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kami fokus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
KPK menyatakan dan memastikan proses penyidikan pengembangan perkara terus berjalan, termasuk menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat dalam praktik pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Ft)






