Tulungagung,Detikindo24.com -Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Tulungagung raih 2 (dua) prestasi penghargaan sekaligus di tingkat Provinsi Jawa Timur melalui kinerja optimal dalam pengendalian dan pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur dan Ketua Satgas PMK Jatim, Adhy Karyono, A.KS., M.AP., kepada Disnakkeswan Tulungagung, Ir. Mulyanto, S.Pt., M.M., pada Selasa, 2 Desember 2025, di Hotel Morazen Surabaya.

Berikut peringkat I pada dua kategori utama:

1. Kabupaten dengan Kinerja Pengendalian PMK Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur.

2. Kabupaten dengan Kinerja Mempertahankan Zero Reported Case PMK Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Capaian ganda ini menandakan bahwa upaya penanganan dan pencegahan PMK di Tulungagung paling efektif, dan konsisten menjaga wilayah bebas dari laporan kasus baru.

Menurut Kabid Kesehatan Hewan Disnakkeswan Tulungagung, drh. Tutus Sumaryani, keberhasilan ini merupakan hasil kerja terpadu seluruh jajaran Disnakkeswan, mulai dari tenaga medis, petugas lapangan, hingga dukungan para peternak.

Berikut langkah strategis yang menjadi penentu keberhasilan:

-Vaksinasi PMK secara menyeluruh pada populasi ternak.

-Penerapan biosekuriti yang ketat mulai dari kandang, transportasi, hingga pasar hewan.

-Pengawasan intensif lalu lintas ternak untuk mencegah potensi masuknya hewan terinfeksi.

Sekda Jatim, Adhy Karyono, menyatakan, keberhasilan Tulungagung turut berkontribusi pada stabilitas ekonomi peternak dan memastikan ketersediaan daging yang aman bagi masyarakat.

Turut menyampaikan rasa syukur atas pencapaian oleh Kepala Disnakkeswan Tulungagung, Ir. Mulyanto “Alhamdulillah, Tulungagung berhasil meraih dua penghargaan utama sekaligus. Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan dukungan penuh masyarakat, khususnya para peternak,” ujarnya.

Untuk menjaga ketahanan pangan hewani di daerah, Disnakeswan akan semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit hewan lainnya, serta memperkuat pelayanan kesehatan hewan.

“Prestasi ini kami jadikan motivasi agar Tulungagung tetap menjadi kabupaten yang unggul dalam kesehatan hewan dan keselamatan pangan,” Pungkasnya.(Ft)