Tulungagung,Detikindo24.com -Sejumlah guru yang lolos seleksi PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tulungagung mengaku bingung terkait status penempatan, terutama mereka yang belum mendapatkan kelas mengajar.

“Lalu, apakah tetap di sekolah awal, atau dipindah lagi”. pertanyaan yang di sampaikan salah satu guru PPPK paruh waktu

“Masih menunggu penyesuaian regulasi dari Pusat”. Jawab tegas Muyanto selaku Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung.

Menurutnya, sistem PPPK paruh waktu, beberapa guru memang berpotensi belum mendapatkan beban mengajar tetap karena adanya kebutuhan guru yang berbeda di masing-masing sekolah.

“Sekarang memang masih ada yang menunggu, terutama bagi yang belum dapat kelas karena formasi penuh atau guru lama belum pensiun. Tapi tetap kita upayakan tidak ada guru yang menganggur. Semua nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan,” jelas Muyanto, Rabu (5/11/2025).

Muyanto menegaskan bahwa penempatan guru akan tetap mengikuti sekolah awal, namun tidak menutup kemungkinan adanya penyesuaian lokasi apabila sekolah tersebut sudah tidak membutuhkan tambahan guru.

“Kalau memang tidak memungkinkan di sekolah awal karena sudah penuh, bisa jadi nanti ada rotasi atau pemindahan sesuai kebutuhan daerah. Tapi tetap menunggu regulasi dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat,” terangnya.

Untuk memastikan setiap tenaga PPPK paruh waktu mendapatkan kejelasan status kerja dan penempatan, Pihaknya terus berkoordinasi dengan BKSM Kabupaten Tulungagung.

“Kita bantu semua prosesnya agar tidak ada yang dirugikan. Prinsipnya, semua harus berjalan sesuai aturan dan kebutuhan sekolah,” pungkasnya.(Ft)