Kebumen,Detikindo24.com -Akun Tik tok Kebumen Indah milik PK, akhirnya di respon Moh Baequni sang Kades Kedungwinangun, Kecamatan Klirong,Kabupaten Kebumen,Jawa Tengah.
Moh Baequni menantang pemilik akun untuk membuktikan kebenaran atas dua konten yang di unggah pada Minggu (21/09/2025) dengan tema “Diduga Pekerjaan Aspal Desa Kedungwinangun Asal-asalan dan Mutu Pekerjaan Silahkan Masyarakat Kedungwinangun Klirong Dikroscek Bareng-bareng” serta “Diduga Pengaspalan Tidak Memenuhi Spek Ketebalan dan Mutu Aspal Mohon dari Inspektorat Turun Dikroscek Desa Kedungwinangun”.
Jika pemilik akun tidak bisa membuktikan! maka sebaiknya segera meminta maaf atau memilih dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH).
“Jika pemilik akun Tiktok PK tidak meluruskan postingan dan segera meminta maaf, maka kami akan mengambil langkah tegas serta melaporkan ke Polres Kebumen. Supaya pemilik akun bertanggung jawab atas perbuatannya di mata hukum,” tandasnya.
Moh Baequni menegaskan, tuduhan tersebut tidak benar. Proses pengaspalan jalan (Lapen) di dusun karangmiri Rt 03 Rw 01 berdimensi 100.00 x 2,6 meter dari anggaran Dana Desa sebesar Rp 43.434.000 telah dilakukan sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku.
“Tuduhan akun TikTok Kebumen Indah milik PK terkait pengaspalan sungguh tidak mendasar. Sebab pekerjaan itu sudah melalui tahapan dan dilakukan sesuai dengan standar dan prosedur,” tegas Moh Baequni saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (22/09/2025).
Kepada masyarakatnya, Baequni mengajak mempersilahkan melakukan pengecekan secara bersama-sama terhadap pekerjaan aspal yang telah dikerjakan tersebut.
“Saya meminta klarifikasi kebenaran dan pembuktian atas tuduhan akun Tiktok milik PK. Bahkan saya siap dikroscek bersama masyarakat,” lanjutnya.
Akibat dua konten tersebut, menurut Moh Baequni pihak Kecamatan klirong langsung melakukan pengecekan seluruh pekerjaan di desanya senin 22 September 2025 sekira pukul 10.00 wib hingga selesai. Hasilnya tidak ditemukan penyimpangan seperti yang di tuduhkan oleh akun tik tok Kebumen indah.
“Tadi pagi dari kecamatan melakukan pemeriksaan dan pengecekan terkait pengaspalan. Pengecekan dilakukan karena ada 2 konten itu. Alhasil, tidak ditemukan penyimpangan atau yang lain, seperti apa yang dituduhkan,” jelas Moh Baequni
Menilik hasil pemeriksaan tersebut, Moh Baequni atas nama Pemdes Kedungwinagun merasa telah di rugikan dan dirusak nama baiknya.
Camat Klirong, Eko Purwanto, membenarkan pengecekan yang dilakukan terkait pengaspalan jalan desa di Kedungwinangun.
“Ya betul. Tadi siang kami sudah melakukan pengecekan pengaspalan jalan desa Lapen di Kedungwinangun. Pengecekan memang dilakukan karena adanya 2 postingan di akun Tiktok Kebumen Indah. Kami memang aktif menindaklanjuti laporan warga baik secara langsung atau di media sosial,” katanya melalui sambungan selular, Senin (22/09/2025).
Hasil pengecekan proyek pengaspalan jalan desa di Kedungwinangun sesuai dengan perencanaan, sehingga tidak ditemukan penyelewengan.
“Setelah mengecek di lapangan, kami tidak menemukan pengurangan. Seperti spek, ketebalan, lebar, dan panjang. Menurut saya sudah sesuai apa yang direncanakan,” imbuhnya.
Eko Purwanto mengaku tidak akan mencegah rencana Kades Kedungwinangun bila ingin melaporkan pemilik akun Kebumen Indah ke Polres Kebumen.
“Jika Pemdes mau melaporkan PK pemilik akun TikTok, monggo saja. Karena itu hak pemdes. Intinya, tugas kami hanya pembinaan dan pengawasan tidak lebih,” pungkasnya.
Sumber: Hariannkri.id Jawa Tengah






