Pemprov Jatim Bantu Warga Tulungagung Gelontorkan Rp 6,1 M, Berikut Kategori dan Penyalurannya
Tulungagung,Detikindo24.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp 6,1 miliar untuk masyarakat Tulungagung yang mencakup 9 kategori penerima dan rincian penyalurannya. Rabu (27/9/2025)
Berikut 9 kategori, diantaranya:
Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Alat bantu mobilitas bagi lansia dan disabilitas, Bantuan sosial untuk lansia (PKH Plus), BLT buruh pabrik rokok lintas wilayah, Bantuan Kewirausahaan Inklusif & Produktif (KIP) Putri Jawara, Bantuan sosial KIP PPKS Jawara, Zakat produktif, Program pemberdayaan Bumdesa & Desa Berdaya, Program Jatim Puspa.
Selain itu, juga diberikan dukungan operasional untuk pendamping PKH Plus, Tali Asih bagi TKSK, hingga Tagana.
Berikut Rincian Penyalurannya:
PKH Plus: 927 keluarga, masing-masing menerima Rp 2 juta/tahun. ASPD: 124 jiwa, masing-masing Rp 3,6 juta/tahun, BLT buruh rokok: 857 jiwa, masing-masing Rp 1.325.900/tahun, Bumdesa: 8 desa, masing-masing Rp 100 juta, Desa Berdaya: 4 desa, masing-masing Rp 100 juta, Jatim Puspa: 6 desa, total Rp 514 juta, Zakat produktif dari BUMD Jatim: Rp 25 juta untuk 50 penerima, masing-masing Rp 500 ribu,Dorong pemerintahan Desa.
Menurut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa program ini didukung oleh tiga instansi, yakni Dinas Sosial Jatim sebesar Rp 4,4 miliar, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PamDes) Jatim Rp 1,7 miliar, serta BUMD Jatim sebesar Rp 25 juta.
“Bansos ini kami pastikan disalurkan tepat sasaran sesuai dengan SOP. Misalnya, program KIP Jawara yang ditujukan bagi single mom atau single parent, terutama yang memiliki anak difabel. Ini bagian dari komitmen Pemprov Jatim untuk memperkuat keuangan inklusif,” jelas Khofifah, Rabu (27/8/2025).
Selain menjadi bantuan sosial, Khofifah menegaskan bahwa program ini juga diarahkan untuk memperkuat sektor ekonomi. Bantuan pemberdayaan Bumdesa, misalnya, diharapkan mampu memacu pertumbuhan usaha di desa sesuai potensi masing-masing.
“Kami harapkan bantuan ini menjadi bantalan sosial sekaligus bantalan ekonomi bagi masyarakat Tulungagung,” Pungkasnya.(Ft)





