Tulungagung,detikindo24.com – Kondisi Alun-Alun Tulungagung mendadak kumuh dan berbau tak sedap usai kegiatan Bazar Djadoel 2025, Pengunjung geram dan mengeluh serta menilai kinerja Tim kebersihan DLH Tulungagung lamban menanganinya. bahkan terkesan tutup mata. Senin(1/12/2025)
Beberapa titik bahkan jadi sarang lalat “Ini bukan sekadar kotor. Jalan setapak, taman, dan area duduk bau menyengat. Kayak bukan alun-alun, tapi TPS dadakan!” kritik salah satu warga di media sosial.
“penggunaan alun-alun untuk event besar harusnya diikuti standar kebersihan ketat, pengelolaan sampah terkoordinasi, dan penertiban pedagang. Tapi faktanya ruang publik jadi kawasan kumuh,” Cetus warga.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Yudha Yanuar Hadi mengakui ini semua karena kendala teknis dan pembongkaran stan yang tidak serentak.
Bagi warga, alasan itu tidak cukup “Kendalanya itu harusnya diantisipasi, bukan malah alasan, itu bukti lemahnya pengawasan DLH” ujar salah satu pengunjung.
Alasan DLH berikutnya,Karena antrean di TPA dan koordinasi yang buruk membuat pengangkutan sampah terhambat, padahal DLH telah menyiapkan tim kebersihan rutin dan sosialisasi kepada pedagang.
Atas kejadian ini, DLH memohon maaf dan berjanji akan membersihkan alun-alun secara menyeluruh.
Warga menanggapi, Harusnya kondisi ini jadi evaluasi serius agar alun-alun tidak kembali kumuh usai event berikutnya.(Ft)






