Kab Madiun,detikindo24.com -Pemdes Simo, Kecamatan Balerejo, Kab. Madiun laksanakan pembangunan DAM Irigasi persawahan yang merupakan infrastruktur krusial dalam mendukung ketahanan pangan nasional di tahun 2025 melalui kepastian pasokan air, peningkatan indeks pertanaman (IP), dan pencegahan gagal panen akibat perubahan iklim.

Diharapkan fungsi utama bagi Ketahanan Pangan dalam Peningkatan Produktivitas bisa terwujud. Sistem irigasi yang stabil memungkinkan petani meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi dua atau tiga kali setahun (peningkatan Indeks Pertanaman).

Salah tujuan diantaranya stabilitas pasokan air, Menjamin ketersediaan air di musim kemarau dan mengendalikan kelebihan air (banjir) melalui pintu air dan bendung, sehingga kualitas hasil pertanian tetap terjaga.

“Penggunaan teknologi seperti irigasi sistem kontrol efisien membantu menjaga kelestarian sumber daya air di tengah tantangan urbanisasi dan penurunan kualitas tanah”. Ungkap Kades Simo Heru Santoso kepada Redaksi detikindo24.com, Senin (15/12/2025)

Dari mana? sumber dana pembangunannya, Heru menjelaskan ”Anggaran pembangunan DAM atau Pintu Air ini dari dana desa tahun 2025 sebesar Rp 25 juta. Dan hanya satu pintu air tahun ini yang bisa kita dibangun,” Imbuh Heru Santoso

Heru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur pertanian dan sumber daya air, guna mendukung ketahanan pangan, peningkatan hasil panen yang sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Saat ini pekerjaan pintu air tersebut sudah hampir rampung, pekerjanya swakelola, melalui TPK dengan sistem padat karya. bertujuan lapangan kerja yang ada ini dapat membantu pendapatan warga untuk kebutuhan sehari-harinya”.Pungkas Heru…(Ronny)