MADIUN,detikindo24.com -Sebagai pusat roda perekonomian di Kabupaten Madiun, kawasan perdagangan di alun-alun Caruban terus dioptimalkan, tidak hanya dari segi perputaran ekonomi, tetapi juga kebersihan lingkungannya.

Menjaga kebersihan area pusat keramaian di wilayah alun-alun caruban adalah kunci utama dalam menciptakan kenyamanan, baik bagi para pedagang yang mengais rezeki maupun pembeli serta semua pengunjung.

Di bawah pimpinan ketua paguyuban “BERSAHAJA” Agus Dekik, Pelaksanaan kegiatan bersih- bersih rutin dilakukan oleh para pedagang siang dan pedagang malam. Sehingga suasana kawasan jalan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Madiun tampak berbeda dari kota-kota lainnya, Bersih dan Nyaman.

“Atas bimbingan,petunjuk dan binaan dari Tim Mbah Renggo yang selalu hadir kepada kami, semua ini bisa terwujud” Ujar Agus Dekik kepada detikindo24.com, minggu (31/5/2026) Pagi.

Agus Dekik menekankan, tidak hanya masalah kebersihan yang harus selalu di perhatikan, tetapi semua pedagang harus sanggup menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).

“Kami bertekad area wilayah dagang kita, yaitu alun-alun kebarat tidak hanya harus bersih dari sampah, namun rasa nyaman itu harus kita wujudkan dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban” Tambah Agus dekik.

Puluhan pedagang yang tergabung dalam paguyuban pedagang kaki lima “BERSAHAJA” dalam hal ini telah bersinergi dengan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun.

“Kegiatan pagi ini berfokus pada pembersihan saluran air, penyisiran sampah plastik serta merapikan area parkir. Semoga upaya kami ini benar-benar bisa mendukung mewujudkan Kabupaten madiun yang BERSAHAJA (bersih, sehat dan sejahtera)” Ungkap Dekik

Tujuan dan Harapan Aksi gotong royong paguyuban pedagang kaki lima “Bersahaja” yang berlokasi di barat alun-alun kota caruban ini adalah untuk membawa semangat “Caruban  Bersih, Ekonomi Tumbuh”.

Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan, kenyamanan meningkat, sehingga pembeli merasa lebih betah dan aman  di lingkungan yang higienis. Karena kesehatan yang terjaga akan meminimalisir potensi timbulnya berbagai penyakit akibat penumpukan sampah atau saluran air yang tersumbat.

“Dengan kesadaran bersama ini akan menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) para pelaku usaha untuk selalu menjaga kebersihan area lapak masing-masing setiap harinya” Ungkap Andri Usami selaku Pimpinan Tim Mbah Renggo (Tambah Rukun Resik-Resik Bareng Tonggo).

Kawasan yang bersih merupakan cerminan kemajuan Kota Caruban. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kesadaran lingkungan dan geliat ekonomi bisa berjalan beriringan. Mari bersama kita jaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan Kota Caruban agar terus menjadi pusat perdagangan yang maju, sehat, dan membanggakan!

penulis : Joko Susilo