SURABAYA,Detikindo24.com -Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur, setelah ditetapkan sebagai Pemerintah Daerah dengan Peningkatan Nilai Transaksi Paling Signifikan dalam program Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo) tahun 2025.

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata untuk Kabupaten Tulungagung yang berkomitmen dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital telah berjalan dengan sangat baik.

Penghargaan ini diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, kepada Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., pada gelaran e-Purchasing Awards Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Lantai 8 Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (19/11/2025).

Menurut Sekda Provinsi Adhy Karyono, e-Purchasing Awards merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jawa Timur kepada daerah yang menunjukkan progres signifikan dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa secara elektronik.

Digitalisasi pengadaan menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap penggunaan anggaran publik dapat dipantau, dipertanggungjawabkan, serta berdampak langsung kepada masyarakat maupun pelaku ekonomi lokal.

“e-Purchasing Awards ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap komitmen kepala daerah dan OPD dalam mengoptimalkan pengadaan barang/jasa melalui sistem elektronik versi terbaru. Transformasi digital adalah kunci untuk mencapai pemerintahan yang efisien, transparan, dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Sekdaprov, Rabu(19/11/2025).

Mengenai Aplikasi Jatim Bejo, Adhy menjelaskan, Aplikasi telah terintegrasi dengan berbagai marketplace, mempermudah pelaku UMKM untuk terlibat dalam rantai pengadaan pemerintah, serta memperluas peluang pemasaran produk mereka secara lebih luas.

Berdasarkan data evaluasi tahunan Pemprov Jawa Timur, Kabupaten Tulungagung termasuk dalam kategori daerah dengan lonjakan nilai transaksi e-purchasing paling signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa proses pengadaan di lingkungan Pemkab Tulungagung telah memaksimalkan pemanfaatan platform digital, khususnya melalui e katalog elektronik dan toko daring Jatim Bejo.

Dengan begitu Tulungagung dipuji, Konsisten meningkatkan volume transaksi elektronik setiap tahun. Mendorong OPD untuk patuh pada regulasi pengadaan digital. Mengutamakan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pengadaan. Aktif melibatkan pelaku UMKM sebagai penyedia barang/jasa. Memperkuat ekosistem pengadaan dengan pengawasan internal yang disiplin. Selaras dengan visi Jawa Timur dalam memperkuat reformasi birokrasi, efisiensi anggaran, dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Kebanggaan dan Apresiasi di sampaikan Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo kepada seluruh perangkat daerah yang telah bekerja keras dalam meningkatkan kualitas pengadaan elektronik di Tulungagung. Pencapaian ini tidak mungkin diraih tanpa kerja terstruktur, evaluasi berkelanjutan, serta konsistensi OPD dalam menerapkan prinsip pengadaan yang bersih dan profesional.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Tulungagung untuk terus melangkah maju dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Implementasi e-purchasing bukan sekadar pemanfaatan teknologi, tetapi juga komitmen moral untuk menjaga keterbukaan dan meningkatkan kepercayaan publik,” ujar Bupati.

Pemkab Tulungagung terus  berkomitmen memperbaiki sistem pengadaan, meliputi peningkatan kapasitas SDM pengadaan, optimalisasi penggunaan katalog elektronik,memperluas keterlibatan UMKM lokal,memperkuat pengawasan internal, serta memastikan pengadaan berjalan cepat, tepat sasaran, dan bebas dari potensi penyimpangan.

Prestasi dalam e-Purchasing Awards 2025 ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh OPD untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan di tahun-tahun mendatang.(Ft)