TULUNGAGUNG,Detikindo24.com-Korban Perundungan bernama Alvino, siswa SMAN 1 Pakel, Tulungagung yang diduga dilakukan oleh dua teman sekolahnya mengalami trauma berat. Kini Alvino sedang ditangani Psikiater dr. Lusi dari RS Bhayangkara dalam pemeriksaan asesmen psikologis tahap awal untuk memetakan kondisi mental dan perasaan korban setelah insiden perundungan.

Selain asesmen psikologis, dr. Lusi juga merekomendasikan agar korban menjalani visum et repertum forensik sebagai langkah penting pendukung proses hukum. Visum tersebut disarankan dilakukan setelah laporan resmi kepada kepolisian dibuat.

Rekomendasi ini muncul karena sampai hari ini pihak keluarga pelaku tidak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atau menyelesaikan persoalan secara manusiawi. Dengan kondisi tersebut, langkah hukum menjadi jalur yang harus ditempuh.

Sebagai respons cepat, Ketua Nasional TRC PPA Jeny Claudia Lomuwa melakukan kunjungan untuk bertemu langsung dengan psikiater yang ditunjuk lembaga untuk memastikan korban mendapat perlindungan, dukungan, dan penanganan profesional.

Jeny memastikan akan mengawal kasus ini sampai tuntas, dan memastikan korban mendapatkan keadilan dan pelaku menerima sanksi sesuai aturan yang berlaku.

“Kami hadir bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga memastikan proses hukum berjalan dengan benar. Kami berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang akan disampaikan, demi memberikan rasa aman dan keadilan bagi Alvino,” ujarnya, kamis(27/11/2025).

Menurut Jeny kejadian bullying yang menimpa Alvino tidak bisa dianggap enteng “Anak korban harus mendapatkan pendampingan yang tepat, aman, dan profesional. Karena itu kami hadir langsung dan menugaskan psikiater yang benar-benar berkompeten,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari etika profesi, seluruh hasil wawancara dan catatan medis bersifat rahasia, dan hanya dapat digunakan untuk kepentingan pemulihan korban serta proses hukum yang relevan.

Jeny berkeyakinan kemampuan psikiater yang menangani kasus ini, dan akan terus memantau perkembangan pemeriksaan ini “dr Lusi adalah psikiater yang sangat berpengalaman. Kami percaya proses pemulihan psikologis Alvino berada di tangan yang tepat ,” tegasnya

Atas peristiwa yang menimpa Alvino ini, TRC PPA Indonesia mengajak semua pihak terlebih lingkungan sekolah dan keluarga untuk bersama-sama membangun ruang aman bagi anak, menghentikan budaya perundungan, serta menciptakan iklim pendidikan yang sehat dan saling menghargai.(Ft)