TULUNGAGUNG,Detikindo24.com -Gerakan Pramuka di Kabupaten Tulungagung kini memiliki Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) baru masa bakti 2025–2030 dan Prosesi pengukuhan berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (8/9/2025) malam.

Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Mabicab Pramuka Tulungagung oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur, H. M. Arum Sabil, S.P., S.H., dengan di hadiri jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta para pembina Pramuka dari berbagai kwartir ranting se-Tulungagung.

Sebagai Ketua Mabicab Pramuka Tulungagung., Gatut Sunu menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran vital dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, namun juga berkarakter, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan global yang kian kompleks di era digital.

“Gerakan Pramuka hadir untuk membekali generasi muda dengan karakter yang kuat dan jiwa kebangsaan yang kokoh, agar mereka tetap berdiri tegak tanpa kehilangan jati diri bangsa,” tegas Gatut Sunu, yang akrab disapa Kakak Gatut Sunu.

Turut dijadikan sorotan oleh Bupati Gatut Sunu tentang beragam tantangan serius yang kini dihadapi generasi muda, mulai dari ketergantungan terhadap gawai, banjir informasi hoaks, meningkatnya kasus perundungan siber, hingga ancaman serius seperti judi online dan paparan konten negatif di internet.

Tantangan tersebut, Menurutnya tidak dapat dibiarkan begitu saja, melainkan harus dihadapi dengan penguatan karakter, pendidikan moral, serta pembinaan yang tepat sasaran. Gerakan Pramuka adalah salah satu wadah terbaik.

“Gerakan Pramuka harus menjadi benteng moral sekaligus wadah pembinaan yang mampu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” jelasnya.

Meski telah berdiri sejak 1961, Gerakan Pramuka masih relevan hingga kini. Bahkan, perannya semakin penting sebagai pilar pembinaan generasi penerus bangsa yang akan mengantarkan Indonesia menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.

Bupati Gatut Sunu berkomitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus memberikan dukungan optimal kepada Gerakan Pramuka, baik melalui penyediaan fasilitas, penguatan program, maupun membuka ruang kolaborasi lintas sektor.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, organisasi masyarakat, hingga masyarakat luas, untuk bersatu memperkuat peran Gerakan Pramuka di Tulungagung.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi janji dan komitmen kita bersama untuk menemani generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Sebagai bagian dari acara, dilakukan pula penyerahan kartu tanda anggota Gerakan Pramuka kepada Bupati Gatut Sunu Wibowo. Penyerahan kartu dilakukan langsung oleh Ketua Kwarda Jawa Timur, Arum Sabil, sebagai simbol pengukuhan dan keterlibatan resmi Bupati dalam membesarkan Gerakan Pramuka di Bumi Tulungagung.

Momen tersebut menandai awal yang baru bagi Gerakan Pramuka Tulungagung untuk semakin aktif dan inovatif dalam menjalankan program-program pembinaan generasi muda, sejalan dengan kebutuhan zaman dan tantangan masyarakat digital.

Dengan pengukuhan Mabicab yang baru, Gatut Sunu berharap Gerakan Pramuka di Tulungagung semakin kuat dalam menjalankan perannya sebagai pilar moral bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi, Pramuka diharapkan mampu menjadi benteng utama dalam menjaga identitas dan nilai-nilai luhur bangsa, sekaligus membentuk karakter generasi penerus Indonesia yang berdaya saing dan berkepribadian Pancasila.

“Mari kita bersama-sama menjaga, mengembangkan, dan memajukan Gerakan Pramuka demi masa depan Tulungagung yang lebih baik dan Indonesia yang lebih maju,” tutup Gatut Sunu, yang juga dikenal sebagai pemilik Romo Wijoyo Group, sambil mengajak seluruh hadirin untuk terus berkontribusi aktif dalam membina generasi muda yang siap memimpin negeri.(Ft)