TULUNGAGUNG,detikindo24.com -Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri kegiatan panen raya di Desa Ngepoh, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (17/05/2026). Kehadiran Plt Bupati disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menekankan pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi terciptanya masyarakat yang damai, sejahtera, dan memiliki ketenangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga menyinggung pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya bangsa Indonesia mampu mencukupi kebutuhan sendiri.
“Indonesia harus dicukupi oleh kita sendiri, kita harus mandiri kalau katanya Pak Prabowo. Mandiri itu bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri, bukan mandi sendiri. Kalau mandi sendiri ya monggo itu, kecuali nanti kalau sudah dimandikan,” ujarnya yang langsung disambut gelak tawa warga.
Menurutnya, kebutuhan utama masyarakat adalah pangan. Jika kebutuhan pangan terpenuhi, maka masyarakat akan memiliki pola pikir yang tenang dan mampu menciptakan suasana damai di lingkungan masing-masing.
“Kebutuhan yang pertama adalah kebutuhan pangan. Kalau pangan kita sudah cukup, otomatis pemikiran-pemikiran kita akan lancar. Pemikiran kita akan menciptakan yang damai. Indonesia yang damai, apalagi Tulungagung yang damai. Dan berikut lagi, mari kita ciptakan Desa Ngepoh yang damai,” lanjutnya.
Plt Bupati juga mengajak seluruh pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, kelompok masyarakat, hingga para pejabat di Kabupaten Tulungagung, khususnya Kecamatan Tanggunggunung, agar memberikan informasi dan pencerahan kepada masyarakat secara fair serta tidak memprovokasi atau menyesatkan warga.
“Kepada seluruh pemangku kebijakan, tokoh masyarakat, dan pejabat yang ada di Kabupaten Tulungagung, khususnya di Kecamatan Tanggunggunung, berilah informasi dan pencerahan yang fair kepada masyarakat. Jangan sampai kita menambah atau mengurangi informasi. Kita sampaikan secara fair agar masyarakat merasa tenang hidup di daerahnya masing-masing,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa menjaga stabilitas sosial bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Karena itu, semua pihak diminta menjaga persatuan dan tidak menyebarkan informasi yang dapat memecah belah warga.
“Jangan sampai ada tokoh masyarakat, kelompok-kelompok masyarakat, maupun pejabat memberikan informasi-informasi yang bisa memecah belah warga kita sendiri,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin juga mengingatkan pentingnya menaati hukum, peraturan pemerintah, dan nilai-nilai agama demi menjaga ketertiban serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
“Kita ikuti negara kita adalah negara hukum, kita ikuti proses hukum. Kita harus taat peraturan-peraturan, peraturan pemerintah, dan peraturan agama,” pungkasnya.
Tepuk tangan masyarakat Desa Ngepoh membanjiri seluruh sudut lokasi acara sebagai bentuk dukungan atas pesan persatuan, kedamaian, dan semangat kemandirian pangan yang disampaikan Plt Bupati. Antusiasme warga tersebut sekaligus menjadi dorongan semangat agar upaya redistribusi lahan dan pembangunan pertanian semakin mendekati kenyataan serta memberikan manfaat dan maslahat bagi masyarakat luas.
Di akhir acara, Plt Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan menyukseskan panen raya tersebut sehingga kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi warga Desa Ngepoh khususnya serta masyarakat Tulungagung pada umumnya.(Ft)






