MADIUN,detikindo24.com -Desa Ngetrep, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun kembali menyelenggarakan kegiatan Posyandu Terintegrasi (ILP) untuk melayani seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, bayi, anak, remaja, hingga lansia bertempat di Rumah Bpk. Kamituwo Dusun I (Bpk. Aswin Seniar) RT. 02 RW. 01. Kamis (5/3/2026).

Sasaran posyandu yang melibatkan 35 anak balita dan 50 Lansia serta remaja ini selalu rutin diadakan setiap bulannya yang bertujuan untuk memantau perkembangan kesehatan anak-anak balita, lansia serta remaja di desa ngetrep.

Antusiasme para ibu dan balita terlihat sejak pagi hari, dengan kehadiran yang cukup tinggi. Para kader posyandu yang terlatih dengan sigap menyambut para peserta dan memberikan pelayanan yang ramah dan profesional.

Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, serta lingkar kepala balita. Setiap balita juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh oleh petugas kesehatan yang bertugas. Pun ibu-ibu yang hadir juga mendapatkan penyuluhan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif, pola makan sehat untuk anak, serta cara mencegah dan menangani penyakit yang sering dialami balita.

Di samping itu, kegiatan posyandu juga menjadi ajang interaksi dan berbagi pengalaman antara para ibu. Saling bertukar informasi dan tips mengenai perawatan anak juga dilakukan antar mereka, yang tentunya bermanfaat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak mereka.

Kepala Desa Ngetrep Drs Sarjono dalam hal ini sangat mengapresiasi kerja keras para kader posyandu dan petugas kesehatan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan posyandu ILP di desanya ini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat desa untuk terus mendukung dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan posyandu, karena kesehatan balita adalah investasi penting bagi masa depan desa.

“Dengan adanya kegiatan posyandu yang rutin ini, diharapkan kesehatan dan kesejahteraan balita di Desa ngetrep dapat terus terjaga, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal,” Terang Drs Sarjono

Kegiatan Posyandu ILP (Pos Pelayanan Terpadu Terintegrasi ) adalah pelayanan kesehatan dasar berbasis masyarakat yang dilakukan sebulan sekali untuk memantau kesehatan ibu, bayi, dan balita, meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pemberian suplemen gizi, serta penyuluhan kesehatan. Langkah utamanya meliputi pendaftaran, pengukuran, pencatatan, pelayanan kesehatan, dan konseling.

Berikut adalah rincian kegiatan.

Program Kesehatan Balita & Anak:Penimbangan Berat Badan & Pengukuran Tinggi Badan: Untuk memantau tumbuh kembang dan mendeteksi risiko stunting atau gizi buruk.

Imunisasi: Pemberian vaksin wajib (BCG, Polio, DPT-HB-HiB, Campak) untuk mencegah penyakit menular. Pemberian Suplemen: Pemberian kapsul vitamin A (Februari & Agustus) dan makanan tambahan. Program Kesehatan Ibu Hamil & Menyusui: Pengukuran tekanan darah, berat badan, dan pemantauan gizi, dan Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD): Mencegah anemia pada ibu hamil.

Imunisasi TT (Tetanus Toksoid): Mencegah infeksi tetanus. Pelayanan Kesehatan Umum & Lansia: Pemeriksaan Kesehatan: Tekanan darah, gula darah, dan kolesterol (khusus Posbindu/Lansia).

KB (Keluarga Berencana): Konsultasi dan pelayanan alat kontrasepsi. Penyuluhan Kesehatan: Konseling gizi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan penanganan diare.

Penulis: Joko Susilo