TULUNGAGUNG,Detikindo24.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang dirangkai dengan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 berlangsung istimewa di Kabupaten Tulungagung. Sorotan utama mengarah pada komitmen kuat Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E. dalam memperkuat sektor pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan guru, Rabu (25/11/2025) di Gedung Sekretariat PGRI Kabupaten Tulungagung.

Dengan Tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat” menurut Bupati bukan hanya slogan, melainkan pedoman kerja yang harus diwujudkan bersama oleh pemerintah daerah dan tenaga pendidik.

Bupati menegaskan bahwa guru berada di garis paling depan dalam membangun kualitas sumber daya manusia, penentu masa depan bangsa, terutama dalam mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh guru. Panjenengan semua adalah garda terdepan dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak kita. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan demi peningkatan kualitas pendidikan,” ungkap Bupati di hadapan ratusan guru dan jajarannya, Rabu(26/11/2025).

Bupati juga menyinggung pentingnya peningkatan profesionalisme guru melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta penguatan kompetensi di berbagai bidang. Menurutnya, guru yang adaptif dan inovatif adalah kunci untuk menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat.

Pemerintah daerah terus memperkuat sinergi dengan PGRI untuk memperhatikan kesejahteraan guru, baik melalui kebijakan daerah, peningkatan fasilitas pendidikan, maupun penyediaan ruang kreatif bagi guru untuk berinovasi. Guru harus mendapatkan dukungan yang layak agar dapat menjalankan tugasnya dengan nyaman dan profesional.

Acara peringatan HUT ke-80 PGRI dan HGN 2025 juga menjadi panggung bagi Bupati untuk menyampaikan capaian-capaian pembangunan pendidikan yang telah dilakukan selama masa kepemimpinannya. Mulai dari peningkatan sarana prasarana sekolah, penataan sistem pendidikan yang lebih responsif, hingga perhatian terhadap pemerataan kualitas pendidikan antar kecamatan.

Selain sambutan, acara turut diramaikan dengan pemberian penghargaan bagi guru berprestasi, penampilan seni budaya, serta refleksi perjalanan panjang PGRI sebagai organisasi profesi. Namun, sorotan tetap tertuju pada komitmen Bupati yang tegas dan berorientasi masa depan.

Komitmen Bupati terhadap dunia pendidikan bukan sebatas seremonial, tetapi sebuah gerak nyata menuju masa depan daerah yang lebih cerah.(Ft)